Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

PART 2 "1 JANUARI"

Hey fren... Jadi aku mau lanjutin cerita tentang kisah aku sama misua eh suami maksudnya hehe Iya jadi setelah suami aku tau aku yang mana dan aku tau dia yang mana akhirnya kita saling kenal lah dari situ. Aku sama suami lupa lupa inget siapa yg duluan ngechat, tapi klo seinget aku sih suami duluan yang ngechat hehe. Oke setelah kita kenal, hubungan kita makin intens terlebih aku juga deket sama temennya dia yang emang suka bareng sama dia. Jadi temennya itu seangkatan sama aku dan bahkan sekarang jadi cabat aku  Dari situ kita jadi sering chat pokoknya kayak pdkt gitu, cuman ternyata sebelum aku kenal dia, dia itu lagi deketin cewe yang juga seangkatan sama aku sebut saja cewe itu dengan inisial A. Kebetulan aku tau si A dan si A juga tau aku. Dan bisa dibilang antara suami aku sama si A itu hubungannya complicated gitu cenah. Setau aku pas itu mah lagi cinta segitiga gitu sama temen sekelas suami aku. Akhirnya aku mundur lah, aku gak mau terlalu terlibat lebih jauh klo udah c

PART 1 “TITIP SALAM”

Hai… Aku harus memulai dari mana ya? Hehe. Mungkin aku akan mulai bercerita sebelum aku tinggal di kota kecil yang memiliki sejuta banyak cerita didalamnya, yaitu kota Cianjur. Aku ini adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Dalam keluargaku, papa selalu menerapkan kepada anaknya untuk bisa mandiri walaupun aku dan kedua adikku cewek. Pada saat itu sekitar tahun 2007 atau 2008 aku pindah dari kota Pandeglang – Banten ke kota Cianjur. Aku pindah tidak bersama kedua orangtua dan kedua adikku. Mereka pindah ke Bogor, dan aku ke Cianjur ke tempat kakek dan nenekku. Mulai saat itu lah aku dipaksa untuk bisa mandiri walaupun aku di tempat kakek nenekku. Jauh dari orangtua pada saat masih sekolah itu rasanya gak enak. Tapi aku ambil hikmahnya, karena setiap cerita dihidup ini pasti ada alasannya. Oya saat itu aku pindah ke bangku SMP kelas 2. Selain aku, sepupu aku juga ikut pindah ke tempat kakek nenek dan kita sekamar bahkan satu sekolah. Jadi ya bisa dibilang gak sepi sepi ba

3 Agustus 2019

Alhamdulillah ... Itu kata yang terucap olehku saat itu. Ya, saat kamu mengucapkan ijab qabul di hadapan orang-orang yang melihat momen itu. Sayang, saking degup dan berdebarnya, aku tak mendengar jelas ikrarmu itu, tapi aku yakin kamu pasti lantang berbicaranya. Sampai saat ini, 1 minggu setelah pernikahan kita, aku masih tidak menyangka bahwa sosok yang selalu nemaniku yaitu Kamu ... Kenapa tidak ku sangka? Karena waktu lalu aku tidak tahu apakah hatimu tetap berlabuh untukku atau tidak. Bahkan jawaban dari semua kegundahan ku saat itu, terjawab malam tadi. Ya, baru malam tadi ku tahu alasannya kenapa. Tepat setelah sebulan hari tunangan kita, kamu ...... ah mungkin tidak usah aku teruskan , menulis di halaman "diary online" ini saja rasanya remuk hehe Tapi, life must go on. Dan benar kata temanku, jangan terlalu terpaut oleh kenangan masa lalu yang membuat sakit, boleh menoleh tapi ingat jadikan itu suatu hikmah, yg dimana hikmahnya kini bisa aku rasakan, ak